Antisipasi kenakalan remaja dan mencegah secara dini tindak kriminalitas dikalangan pelajar, Polsek Balikpapan Utara bersama Satuan Binmas Polresta Balikpapan menggelar program Police Goes to School yang ada di Kota Balikpapan. Senin (17/11/2025).
Untuk kegiatan Police Go to School kali ini digelar di SMA (Sekolah Menengah Atas) Patra Darma Balikpapan, yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek Balikpapan Utara yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kel. Karang Jati dan Anggota Binmas Polresta Balikpapan.
Kapolresta Balikpapan KBP. Anton Firmanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Wakapolsek Balikpapan Utara, AKP B.J. Susilo memberikan imbauan kepada pelajar, terkait dengan penegakan hukum UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
“HP saat ini segala-galanya dalam kehidupan, namun sebagai pelajar hendaknya kita melakukan aktivitas itu dengan terbatas. Karena tidak baik bagi lingkungan, apalagi bagi pelajar saat ini. Jangan sampai ketergantungan itu malah menjerumuskan,” ujar Waka Polsek didepan Ratusan siswa SMA Patra Darma Balikpapan.
Aktivitas menggunakan HP (Hand Phone) untuk tindakan kriminalitas, seperti judi online hingga penyebaran berita hoax yang meresahkan masyarakat. Hal ini tentunya akan memberikan dampak jalur hukum, Sehingga perlu bijak dalam menggunakan HP khususnya bermedia sosial, pungkas Waka Polsek.
AKP B.J. Susilo juga mengatakan, kegiatan Police Goes to School (Polisi Turun Ke Sekolah-Sekolah) ini sebagai bentuk sosialisasi Aparat Kepolisian untuk generasi muda, khususnya mengantisipasi adanya yang dilakukan oleh anak muda. Diantaranya adalah balap liar, tawuran hingga kriminalitas pelajar lain.
Waka Polsek Juga menambahkan sekarang ini telah dimulai Operasi Zebra Mahakam 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025, diharapkan para pelajar yg belum memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi) jangan membawa kendaraan bermotor sendiri dan bagi yang sudah memiliki agar melengkapi Kelengkapan dalam berkendara baik kelengkapan Surat surat maupun kelengkapan dalam berkendara, serta Pihak Sekolah turut serta untuk mengawasi anak didiknya dalam menggunakan kendaraan bermotor untuk mengantisipasi korban kecelakaan yang sampai saat ini dikarenakan kelalaian pengguna jalan yang kebanyakan usia produktif dan pelajar. " tutup AKP. B.J. Susilo.